Archive for the 'My Opinion' Category
- Posted by jafis in My Opinion |
- October 5th, 2008 |
melanjutkan tulisanku sebelumnya. setelah menjelaskan tentang pemahaman arti sebuah kebahagian, tibalah saatnya menceritakan pemahaman dari sisi bahwa perawan itu penting dan modal awal untuk sebuah kebahagian.. tapi mohon maaf sebelumnya, ini cuma hasil diskusi saya dengan sepupuKu yang calon seorang psikologi. Bisa benar dan bisa juga salah ..maklum kami masih status Single…heheheheh
untuk menggambarkan pemahaman seseorang bahwa perawan itu penting, akhirnya saya menemukan sebuah ilustrasinya heheheh…kan kalo cuma ceritain sebuah pendapat yg singkat, nggak seru !
Aku mulai berkisah, tentang seorang yg lahir di negeri orang dan lalu menjalani kehidupan keluarga imigran yg sederhana. Setiap kali ibunya hendak menghidangkan daging ayam sebagai lauk, ibunya pergi ke pasar untuk membeli bagian punggung saja. Hanya itu yg ibunya mampu beli. Orang ini pun beranjak besar tanpa tahu bahwa ayam memiliki bagian lain selain punggung. Ia tidak tahu ada paha, dada, atau sayap. Punggung menjadi satu-satunya definisi yang ia punya tentang ayam.
orang itu merasa sangat bahagia. Ia menikmati punggung ayam tanpa tahu ada bagian lain. Ia hanya mengetahui apa yang ia sanggup miliki. Sahabatnya adalah orang yang paling bersedih, karena hanya mengetahui apa yang tidak sanggup dia miliki. sebab…. sahabatnya sudah mencicipi dan mengetahui bahwa ayam itu terdiri bagian-bagian yg punya rasa berbeda, sementara tidak akan mungkin bisa merasakan semuanya dalam satu rasa pemahaman….hi hiks *kalo pernah merasakan bagian hati, pasti rasa paha ayam itu kurang nikmat….huhahahaha
nahh..ilustrasi diatas adalah pemahaman orang yg menganggap bahwa perawan itu penting.. mereka ketakutan akan sebuah rasa, padahal di part 1 saya sudah jelaskan bahwa indera perasa itu adalah hati..hehehehheehh
nah…aku rasa dengan membaca ilustrasi sudah jelas semua yaa, karena sulit banget sih mau menjelaskan pembenaran seseorang yg berpendapat bahwa perawan itu penting. Apalagi kalo di bahas dari segi agama dan hukum keadilan…rasanya nggak tega amat sama wanita…Wallahualam bishowab
untuk penjelasan pemahaman seseorang bahwa perawan itu bukan modal satu-satunya sebuah rumah tangga itu bahagia.. akan saya bahas di part 3..tunggu aksi saya !!
IKLAN : tetralogi ini tanpa disertai dalil yg kuat dan riset yg jelas, karena penulis takut nanti salah. cuma ingin menuangkan hasil diskusi dan pemahaman yg sempit..semoga suatu saat mendapat pencerahan dari yang lain
*apapun pendapat anda, Teh Botol Sosro minumannya
- Posted by jafis in My Opinion |
- October 3rd, 2008 |
judul ini adalah oleh-oleh dari mudik lebaranku. Di hari fitri yang indah itu seluruh keluargaku berkumpul, Seperti biasa ruang tamu rumah kayu yang luas itu bisa menampung puluhan orang, ada tiga kelompok sofa yang terpasang. Semua sibuk bercerita dengan tema hangat PEMILU 2009..heheheh, jafis beserta sepupu-sepupu yang lain duduk di beranda sambil diskusi tentang profesi sepupu kami yang sedang mengambil S2 psikologi di negeri jiran sono heheheh..
suasana tidak akan menjadi hangat dan seru, sampai sepupuku itu bertanya “kenapa kakak suka memakai kata-kata pursuit of happiness di blog dan lain sebagainya?”aku tersenyum sambil bertanya kembali”apakah setelah saya jawab, adek punya pertanyaan kembali?”
“iya..saya akan tanya tentang arti kebahagian?”senyumnya memperlihatkanku bahwa dia sudah begitu dewasa”terus.. apa pendapat kk tentang perawan adalah modal awal seorang wanita untuk hidup bahagia dengan pasangannya”
3 pertanyaan ini telah menghabiskan 6 ketupat dengan 4 rendang dan satu stoples peye’, sampai saya juga harus menulis dalam blog menjadi 3 seri, yang bingung harus dimulai darimana. Maklum saya bukan seorang penulis yang bagus cara penulisannya..heheheheh
Kebahagian adalah sebuah rasa yang timbul pada suatu masa tertentu,dimana tidak ada rasa kekhawatiran, kecemasan, dan ketakutan akan sesuatu yang dirasakan pada saat itu. #jawaban no.2
bukan untuk menyayingi Robert Coch dengan bukunya “Secret of Happiness” atau Chris Gardner dengan biografinya “Pursuit Of happiness”. Tapi ini, murni pemikiran saya sendiri dan tertulis begitu saja. *berharap dua orang ini tidak mengutip kata-kata saya di buku mereka selanjutnya hehehehhehehe
pursuit of happiness adalah implementasi dari penjelasan definisi saya diatas. pada kata “…suatu masa tertentu..” ini menggambarkan bahwa kebahagian itu bukan sebuah tujuan tapi proses. Pursuit of Happiness adalah mengejar sebuah proses bukan sebuah tujuan, karena bila dia sebuah tujuan maka nilainya konstan, dan itu bukan sifat “hati” yang berasal dari kata “Qolbu” (artinya “Yang bolak-balik”).Padahal kebahagian itu adalah sebuah rasa…heheheheh *kan indera perasa = HATI
pernah seorang cewek merasa begitu mengagumi sekuntum bunga. Dia tau bunga yang indah itu pasti harganya sangat mahal, makanya diletakkanlah di sebuah vas yang indah dan dipandanginyalah setiap hari. Hingga sebulan kemudian dimengertinya bahwa bunga itu membosankan, sehingga perlahan mengkerut layu. Kebahagian itu hanya dirasakannya sebulan, diawali dari tercapainya tujuanya untuk memiliki sebuah keindahan dengan cara menukarnya dengan alat kebahagian lainya yg disebut “Uang”
Suatu malam yang gerimis di sebuah kafetaria, alunan suara Bryan adams mengiri seorang lelaki yang meletakkan setangkai mawar di tangannya sambil berucap “kau bagai mawar yang tumbuh dihatiku, mewangi menghapus denyut hati yang mulai membusuk, walau durimu terkadang membuat hatiku berdarah, tapi izinkanku menanamnya … menikahlah denganku!”
10 tahun kemudian wanita itu menatapi sekumpulan mawar yang indah semerbak di halaman rumahnya, semenjak meninggalnya sang suami 5 tahun yang lalu, dia menyadari bahwa setangkai mawar kering yang sudah kering dan layu dikamarnya jauh lebih membuatnya bahagia. karena di tangkai itu ada proses yang tidak bisa di nilai dengan uang…*lah kok jadi melow sehh..heheheh lanjut gan !
untuk jawaban no.3 akan saya bahas di part 2 dan 3, sebelumnya ada beberapa quote pertanyaan nih
1. Apakah orang yang perawan bisa menjamin sebuah keluarga yang bahagia?
2. Apakah nggak perawan bisa menimbulkan ketidakbahagian pasangannya?
3. Apakah kenangan ML dengan orang yg pertama bisa mempengaruhi pernikahannya kelak?
4. Apakah seseorang bisa mengetahui orang itu perawan atau nggak?
5. Apakah Cinta bisa memaklumi ketidakperawanan?
6. mengapa orang yang menikah dengan perawan tapi cerai, kemudian menikah dengan janda malah bahagia?
7. mengapa pria yang berzina tapi mengharapkan isteri perawan?
8. mengapa wanita harus dihakimi karena nggak perawan, sementara itu terjadi ketika dia dulu belum menyadari/accident?
9. mengapa seorang pria harus mengetahui calon istrinya perawan atau nggak?sementara hakikat menikah itu menerima amanah dari Allah?
10.mengapa nggak bisa mejaga keperawanan? hahahahahah…. *pertanyaan yg maksa neh..hi hiks
To Be Continued….
- Posted by jafis in My Opinion |
- September 9th, 2008 |
ini pembahasan tentang rokok itu haram, dengan mencoba dari sisi yang berbeda
Komisi Nasional Perlindungan Anak menyatakan bahwa iklan, promosi dan sponsorship rokok mengancam hak hidup anak. Oleh karena itu iklan, promosi dan sponsorship rokok harus dilarang, kata Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi saat audiensi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (kompas 12 agustus 2008).
Industri rokok di Indonesia kini makin menjerat anak-anak dan remaja melalui berbagai strategi marketing seperti iklan, promosi, sponsorship, point of sales hingga Corporate Social Responsibility yang mereka lakukan. mungkin benar juga karena sering SPG langsung menawarkan Rokok..tetapi ada juga yang positif
seperti iklan rokok yang pernah saya baca :
Daripada nggak dapet-dapet kerja
mendingan nggak dapet-dapet gelar
[ ] kerja dulu
[ ] gelar dulu
nah semuanya ada sisi positif dan negatifnya. Industri rokok mengeluarkan dana hampir Rp 1,6 trilyun untuk menjual rokok produksi mereka lewat iklan, promosi dan sponsorship. Ini tidak sebanding dengan pengeluaran negara untuk memberi layanan kesehatan bagi masyarakat akibat merokok melalui program Askeskin yakni Rp 167 trilyun pada tahun 2005.
Semua tergantung pendapat individu masing-masing tentang Keberadaan rokok ini…?
menurutku yang terpenting adalah :
1. Jika rokok itu HARAM, maka pajak yang di ambil oleh Pemerintah adalah HARAM, berarti gaji pejabat yang di bayar oleh pendapatan Pajak.. bisa ada Haramnya dong ?
2. Jika rokok itu HARAM, maka orang yang berkerja di pabrik dan penjual rokok semuanya HARAM. lalu apa rencana pemerintah untuk mengatasi ekonomi mereka?
3. Jika orang yang merokok itu HARAM, berarti membiarkan orang lain merokok itu secara fiqih sunnah kita berdosa, karena nggak amal ma’ruf Nahi Munkar (mohon maaf jika salah tulis.. mohon dikoreksi).
4. Jika membiarkan orang lain merokok (melakukan perbuatan yang Haram) adalh berdosa. sekarang apa langkah MUI untuk menanggulangi hal ini? masak cuma kasih larangan aja.. tanpa melakukan kegiatan perbaikan….hi hi hiks
Semua saya serahkan dengan pendapat anda? yang jelas saya mantan perokok.. dan sekarang tidak merokok lagi..berhenti bukan karena di larang, tetapi karena saya sadar bahwa rokok itu merusak jiwaku.
- Posted by jafis in My Opinion |
- August 10th, 2008 |
“Benar atau salah sebuah tindakan sepenuhnya tergantung pada konsekuensinya, bukan pada tindakan itu sendiri atau motif pelakunya” Jeremy Bentham (Filsuf hukum Inggris abad ke-18 M
Di Indonesia hanya sedikit orang-orang yang berpikir seperti Jeremy Bentham, semua pada fokus dengan tindakan atau motif pelaku, dan hanya sedikit yang berpikir apa konsekuensi yang harus dihadapi dengan sebuah permasalahan.
“Benar” adalah sebuah senjata sangat ampuh pada masyarakat indonesia bagi yang ingin berpengaruh bagi orang lain, dan rakyat Indonesia pun sudah ke asyikkan menikmati sebuah pembenaran, dengan hanya melihat tindakan si public figure .. .tapi tidak melihat konsekuensi dari pembenaran itu sendiri.
Para artis merasa “benar”jika seorang artis itu harus dipuji dan disanjung, tapi sering tidak terima konsekuensi jika kejelekannya mudah dilihat
Para Pejabat merasa “benar” jika seorang pejabat itu dikasih fasilitas dan suaranya harus didengarkan, tapi sering tidak terima jika dikritik
Para lelaki merasa “benar” jika mau bahagia harus menikah dengan wanita yang cantik,pintar dan kaya raya, tapi sering tidak terima jika cantik itu bisa memudar, pintar bisa bikin orang keras kepala, kaya raya bikin orang angkuh (………..begitu juga sebaliknya)
Semua orang merasa “Benar” jika ingin memulai sesuatu (disebut motif), tetapi sering lupa dengan konsekuensi atas motif itu sendiri…
akhirnya membawa pemikiran saya untuk memahami Bentham dan mengakui dia “benar”, sehingga terpikir untuk membuat sebuah ilustrasi sebagai berikut:
Iman Samudra cs dinyatakan “Benar” jika mereka menerima hukuman mati yg diberikan pemerintah, jika mereka merasa “benar” melakukan tindakan pengeboman di Bali
Jaksa-jaksa yang korup dinyatakan“benar” jika mereka membeberkan secara jujur permasalahan untuk di selidiki, jika merasa tindakan mereka “benar” dan merasa difitnah
Tokoh-tokoh politik yang bertikai dinyatakan “benar” bahwa merekalah yang pantas dipilih, jika setelah pemilihan mengakui “benar” jika mau mencalonkan diri jadi wakil rakyat itu butuh dana yg besar untuk kampanye…dan tidak bisa di kembalikan dengan cara mengambil hak orang lain
jadi benar atau salah sebuah tindakan…tergantung seberapa besar orang itu menerima konsekuensi dari tindakan yang dia yakini “benar”
- Posted by jafis in My Opinion |
- July 22nd, 2008 |
Atas nama pagi dan sore hari, lingkaran tertutup. Jika segala angin berubah, aku melihat burung-burung beterbangan, dan langit sebagai reruntuhan mimpi-mimpi yang diteruskan keterjagaan. Diciptakanlah laki-laki dan diciptakanlah perempuan.
Diciptakanlah keramaian, agar berita setiap hujan, berkata-kata melewati serpihan waktu, diantara kegelapan, agar kerinduan tersampaikan. Pun kita bergerak terlalu perlahan, diantara segala yang melata tanpa pertemuan
“Di penghujung, di manakah selain selesai kita akan sampai?”
Seluruh keindahan , yang membuatmu terpukau, tidak semata-mata karena apa yang kau lihat. Seluruh keindahan yang menyelimuti seluruh indera. Suatu keindahan yang membuatmu merasa nyaman.
Seluruh keindahan, yang suatu kali akan pergi, dan kenangan atas keindahan itu melahirkan kebencian yang tak terhitung. Sebuah kutukan yang mengerikan. Suatu keindahan yang membuatmu abadi dalam kebusukan…..
Asa untukmu sudah terkubur…
« Previous Page
Next Page »