The Propitious is Back Pursuit of HappYness">


Archive for the 'Tips n Trick' Category

Tips Memenangkan Persaingan di tempat kerja

  1. Posted by jafis06 in Tips n Trick |
  2. January 9th, 2008 |
  3. No Comments

Udah lama pingin nulis judul ini, cuma kurang sreg kalo kasih tips tapi belum pernah coba. setelah 2007 bisa saya lalui walau dg seabrek konflik yg ada, saya berpendapat bahwa dalam hidup memang butuh kerja keras tapi tetap mesti butuh strategi yang jitu.. bukankah ini perbedaan utama manusia dg makhluk tuhan yang lain, yaitu “Akal untuk berpikir, menganalisis, memahami,mengimplementasikan,merenungkan dan mensyukuri”

Sukses itu pengertiannya luas, dr seorang direktur yang bisa menjalankan perusahaan sampai tukang becak yg bisa mencari uang 20 000 per hari, Karena success is your mind. menurut saya “Sukses adalah Perasaan yang timbul setelah kita berusaha melakukan yg terbaik menurut kita” nggak perduli hasilnya memuaskan orang lain atau nggak?.. bila kita sudah melakukan yg terbaik dengan maksimal kemampuan kita.. pasti timbul perasaan puas dan rasa pasrah dengan kekuasaan tuhan.

saya selalu menghibur diri dg berbisik ke hati saya ketika menghadapi sebuah permasalahn yg rumit “kenapa saya harus takut, itulah kemampuan terbaik saya.. bila gagal berarti Tuhan memberikan pelajaran kepada saya, bukankan sebuah ilmu itu mahal , bukankah allah menciptakan manusia di dunia itu untuk di training.. setiap bagian dlm hidup kita selalu ada hikmahnya bila kita mau berpikir..Allah tidak akan pernah mengasih ujian yg nggak sesuai dg kemampuan kita… berarti semakin tinggi cobaan semakin tinggi juga level ilmu kita..Amin”

sebelum saya tulis tips ini. ada satu hal dulu yg mesti dicantumkan dalam hati yaitu keyakinan akan kekuasaan Tuhan.. Kita harus mengakui semua yg terjadi dalam hidup kita merupakan keajaibannya..

saya kutip dulu sebuah kata-kata indah”Of God is so omni Great and can do everything?. God Can destroy mountain, split the Ocean. Only one! God can not do, which is stop loving you”inilah kata-kata yg selalu menghibur hatiku bila sedang rapuh

Berikut adalah tips memenangkan persaingan di tempat kerja :

1. Mempunyai Karakter

Dulu saya berpikir untuk memenangkan persaingan harus bagus untuk semua orang, menurut dan tidak pernah membantah..ternyata salah total?yg benar adl Untuk menjadi pemenang kita harus mempunyai prinsip yg kuat, berani mengatakan tidak bila itu salah menurut kita, dan harus menerima kesalahan bila itu ketidakmampuan kita, jangan pernah menggantungkan kemenangan kita pada orang lain..Berkarakter? ya itu kata yg tepat.. jika orang bisa menjelaskan dg tegas dan cepat tentang profil kita.. berarti kita sudah mempunyai ciri khas atau berkarakter kuat.

2. Menjadi Pendengar Yang Baik

didalam dunia kerja sering kali terjadi konflik, dalam manajemen konflik “Orang yg kuat adalah orang yg bisa menggerakkan Massa”nah orang biasanya bila jengkel pasti akan mengajak kita bercerita, masalhnya yg di ceritain adalam teman sekantor kita juga, apalagi atasan..semau orang yg terlibat konflik pasti pingin mencari dukungan untuk pembenaran dirinya, biasanya meallui jalur curhat.. berikut ini sikap kita utk menjadi pendengar yg baik:

a. Beri masukan positif —->biasanya merekan meminta kita ikut dlm menyalahkan orang lain, bila kita turuti bisa menjebak kita sendiri?karena di hatinya yg paling dalam sebenarnya di mencari pembenaran ttg siapa yg salah di antara mereka. sikap kita yg terbaik selalu memberikan masukan positif… berikan input dari sudut pandang yg positif,

b. Bicara tentang Tuhan —->satu-satunya yg bisa menenangkan orang yg sedang konflik, bicarakan kekuasaan tuhan, contoh:”Anda sudah melakukan yg terbaik, bila dia benar maka Tuhan akan memberikan pintu maaf untukmu, bila dia salah Anda akan diberikan Tuhan tempat yg lebih indah dan dia tidak akan pernah bisa melakukan apa-apa”

3. Nothing Is Imposible

Seperti liric lagu Shayne Ward yg berjudul Stand By Me “tidak ada yg tidak mungkin dlm dunia ini, semua itu di anugerahkan Tuhan biar kita bisa menjadi Kuat” nah teruslah berusaha dab berpikir, jangan pernah putus asa! pasti ada jalan keluar, asal ada keyakinan bahwa Tuhan itu memang berada di hati kita. Amien

4. Tomorrow Is Mistery

jangan pernah berpikir negatif tentang apa yg akan terjadi. karena hari esok adalah misteri, hanay tuhan yg tau”. kenapa kita harus pusing memikirkannya.. yg harus kita lakukan adalah Everytime?we have chance to build your dreamt.. Kesuksesan dimulai dari impian, dilakukan dg kerja keras, dan diharapkan dengan Keyakinan.

9 januari 2008, jafis

3 Pelajaran di dalam Perusahaan

  1. Posted by jafis06 in Tips n Trick |
  2. November 23rd, 2007 |
  3. No Comments

kemaren dapat email dari Mr. Richard, isinya file ppt….keren juga nih dan isinya dalem banget..he he he he

Kita semua akan mengalami perubahan, Ada 3 pelajaran dari perusahaan besar yg bisa membantu kita bertahan:

Pelajaran 1

Seekor burung gagak bertengger diatas pohon yg tinggi, berdiam diri tanpa melakukan kegiatan apapun. Seekor kelinci melihat burung gagak dan bertanya;”Apakah saya boleh juga duduk - duduk saja seperti anda sepanjang hari?” Si Gagak menjawab, “Tentu saja boleh!” Maka si Kelinci duduk di tanah..dibawah Sang Gagak dan beristirahat

tiba-tiba muncul seeokr musang, menerkam si kelinci dan memakannya………………..!

Moral cerita ini “Bila anda ingin duduk-duduk dan tidak melakukan apa-apa, Anda harus duduk di tempat yang tinggi”

Pelajaran 2

Seekor Ayam sedang berbincang dengan seeokr lembu, “Saya ingin mencapai pohon tinggi itu, tapi saya tidak mempunyai cukup energy” , kelulh si Ayam

“Oh, mengapa anda tidak mencoba makan kotoran saya?”jawab si Lembu “kotoran saya padat denga nutrisi. Si Ayam makan seonggok kotoran lembu, dan merasakn tambahan energi, sehingga dapat mencapat dahan pertama, keesoknya setelah makan lagi, dia bisa mencapai dahan kedua. Akhirnya setelah dua minggu, dengan bangga di bertengger diatas pohon itu.

Tak lama kemudian ayam tersebut dilihat oleh Pak Petani, lalu ditembaknya Ayam itu..

Moral cerita ini;”Kebohongan (Bullshit=kotoran lembu) dapat membawa anda ke posisi puncak,tetapi anda tidak dapat bertahan lama disana

Pelajaran 3

Seekor burung terbang ke selatan menghindari musim dingin. Demikian dinginnya sehingga si burung membeku di ladang yang luas. Sementara terbaring… datanglah seekor lembu . dan membuang kotoran tepat diatasnya

Di bawah kotoran lembu, si burung merasakan kehangatan , kotoran tersebut telah menyelamatkanya dari kebekuan. Dia berbarng dalam kehangataan mulai bernyanyi ria.

Seekor kucing yang sedang lewat mendengar nyanyiannya, si kucing menghampiri suara tersebut dan menemukan burung di bawahkotoran lembu. segera dia menggali dan memakan burung itu.

Moral cerita ini :”

1. Tidak semua orang yg memberi “masalah” adalah musuh anda

2. Tidak semua orang yg membantu anda keluar dari masalah adalh teman

3. Apabila anda dalam masalah,,tutup mulut anda(jangan banyak bicara)

Mengapa kita perlu menjadi pendengar yang baik?

  1. Posted by jafis06 in Tips n Trick |
  2. November 6th, 2007 |
  3. No Comments

Menjadi pendengar yang baik bukanlah usaha yang mudah. Seseorang harus dapat bersikap obyektif dan dapat memahami pesan yang disampaikan oleh lawan berkomunikasinya. Mendengarkan dengan efektif membutuhkan konsentrasi, pengalaman dan keterampilan. Manfaat dari menjadi pendengar yang baik di antaranya:

Lawan berbicara kita akan lebih mudah dalam menyampaikan informasi.

Hubungan kerja akan semakin baik.

Mendorong pembicara untuk tetap berkomunikasi.

Informasi dalam bentuk instruksi, umpan balik dan lainnya akan lebih jelas diterima.

Menjadi pendengar yang baik

Menjadi pendengar yang baik membutuhkan usaha dan latihan yang teratur. Langkah terpenting pertama yang harus kita lakukan adalah menyadari bahwa mendengarkan seseorang berbicara adalah suatu kebutuhan yang sama pentingnya dengan keterampilan berkomunikasi yang lain seperti: berbicara, menulis dan membaca.

Berikut ini disampaikan beberapa hal yang dapat dijadikan sebagai panduan pada saat kita mendengarkan seseorang berbicara.

  • Perlu diingat bahwa kita tidak dapat mendengarkan dan berbicara pada saat bersamaan. Hal ini merupakan prinsip dasar dari mendengarkan efektif. Seseorang cenderung untuk selalu menambahkan pendapatnya pada saat ia berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini menjadi persoalan jika lawan bicara kita belum selesai berbicara. Ia bisa saja merasa terganggu. Dari pihak pendengar jelas konsentrasi akan terpecah.
  • Mencoba memahami pokok pikiran atau ide utama pembicara. Seorang pendengar yang baik selalu mencoba untuk memahami intisari dari suatu pesan.
  • Hindari gangguan dari lingkungan sekitar. Pendengar yang baik selalu mencoba untuk memfokuskan diri pada pembicara. Mencoba mendengarkan keluhan karyawan sebagai contoh, tanpa terpengaruh oleh dering telepon, orang yang berlalu lalang, dan sebagainya. Oleh karena itu dianjurkan untuk pembicaraan yang serius, faktor lingkungan perlu diperhatikan.
  • Mencoba untuk mengendalikan emosi. Pendengar yang baik selalu mencoba untuk mengesampingkan emosi, sehingga ia dapat menerima pembicaraan dengan jernih. Selalu mencoba untuk memahami pembicara tanpa membuat penilaian pribadi atas pembicara.
  • Membuat catatan jelas dan singkat. Buatlah catatan kecil tanpa mengurangi konsentrasi kita pada saat mendengarkan. Harap diingat kita tidak dapat mengerjakan dua tugas sekaligus tanpa mengurangi keefektifan salah satu di antaranya.
  • Mencoba untuk bersikap empati. Mencoba untuk menghargai posisi pembicara, sehingga kita terhindar dari mendengar apa yang hanya mau kita dengar saja.
  • Memperhatikan komunikasi nonverbal. Tataplah lawan bicara, dan perhatikan bahasa tubuh mereka. Seringkali terjadi pemahaman akan suatu informasi lebih bisa kita pahami dengan memperhatikan raut muka dan gerak tubuh lawan bicara. Dan sebagai pendengar, kita pun harus memperhatikan bahasa tubuh yang kita tampilkan, seperti posisi duduk, raut muka, anggukan kepala dan sebagainya.
  • Mendengarkan dengan selektif. Seringkali dalam suatu pembicaraan, pembicara memberikan informasi-informasi yang penting. Kadang informasi tersebut tersembunyi di dalam konteks pembicaraan. Kita diharapkan dapat memilah-milah informasi tersebut untuk mendapatkan yang kita butuhkan.
  • Bertanya pada tempatnya. Tunda dahulu pertanyaan dan gagasan yang ingin disampaikan sampai pembicara selesai. Ajukan pertanyaan untuk memperjelas maksud pembicara.
  • Buatlah kesimpulan atas apa yang menjadi inti pembicaraan. Dengan mencoba menangkap intisari pembicaraan diharapkan kita dapat memahami permasalahan dengan kata kita sendiri.
  • Memberikan umpan balik. Memberikan umpan balik kepada pembicara sehingga ia mengetahui sejauh mana kita sudah memahami pembicaraan.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas diharapkan kita dapat menjadi pendengar yang baik dan memperlancar proses komunikasi yang sedang berlangsung.

disadur dari : Riza Aryanto, Professional Staff PPM

Jangan Pernah Meremehkan Orang Baik..?

  1. Posted by jafis06 in Tips n Trick |
  2. November 5th, 2007 |
  3. No Comments

Seorang Sastrawan dari negeri cina berkata “Jangan pernah meremehkan orang yg telah bersikap dan berbuat Baik dengan anda, bisa jadi dia mencari pembenaran atas sikapnya terhadap Anda..”

Pada zaman sekarang banyak orang yang takut atau bersikap baik dengan orang yg bersikap kasar, karena alasan takut…atau nggak mau mencari masalah, sementara dengan orang yg bersikap baik malah semena-mena, karena alasan… orangnya enak! nggak mungkin marah dan diam aja…..

Kejahatan terbesar yg dilakukan manusia..karena mereka merasa diremehkan atau nggak dihargai, mereka mau menunjukan bahwa mereka berontak dari apa yg telah mereka lakukan..supaya lebih dihargai.. muncullah sebuah istilah yg sepanjang masa terukir subur yaitu..Dendam..!

Di dunia internasional..muncul istilah teroris, mereka anti kemapanan karena selama ini ditindas atau hak nya diambil, di dunia IT, muncul istilah Hacker..mereka tidak diberikan keadilan atau mereka di lecehkan..sehingga butuh pembuktian diri… bahwa dia bisa melakukan sesuatu lebih baik…. semua berawal dari kekecewaan atas sikap orang lain terhadap mereka….

Menurut saya kunci kesuksesan seorang yg bisa bertahan lama adalah… seberapa bisa dia meyakinkan orang lain itu loyal terhadap dirinya… hal ini mutlak harus didukung sikap atau attitude . walau ukuran sikap yg baik itu adalah relatif, tapi menurut saya …jangan pernah meremehkan orang yg telah bersikap baik dengan anda… karena mereka menyimpan kekuatan yg besar untuk menghancurkan anda….

Ada cerita teman nih…Seorang IT  akan cepat berkembang bila dia punya banyak teman, tapi dia akan cepat hancur apabila dia punya satu musuh saja” di dalam dunia cyber yg serba cepat ini. komunitas memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ilmu seseorang, coba kita lihat komunitas open source bisa berkembang hebat… tapi ingat satu kali salah bersikap…. maka kita akan tamat…karena bisa jadi satu musuh bisa menciptakan kekuatan yg besar untuk menghancurkan anda…

yg terpenting selalu menghormati dan menghargai orang lain.. apalagi dia telah bersikap baik dengan anda… karena orang baik yg tertekan akan bisa menjadi mesin pembunuh bagi anda… disayangkan ketika anda telah membangun mesin penghasil uang ..kemudian karena hanya salah sikap terhadap sesorang… apa yg telah kau mililki akan hancur.. dan lebih menyakitkan lagi kalo anda tidak menyadari bahwa itu dilakukan oleh yg selama ini bersikap baik terhadap anda….

Anda tidak bisa mengadu dg tuhan”karena pasti Allah akan membisikan ke bathin anda ” hai manusia janganlah kau bersikap sombong di muka bumi. dan bersikap baiklah terhadap orang yg datang kepadamu membawa kebaikan.. jika kau lalai maka kehancuranlah yg akan menimpa mu”

OK.. friend, be carefull!!..selama anda bersikap baik…

ketidakmampuan anda akan dimaklumi..

Kesulitan anda akan dipermudahkan…

Kesalahan anda akan dimaafkan …..

Good Corporate Governance!mau tau ?

  1. Posted by jafis06 in Tips n Trick |
  2. October 22nd, 2007 |
  3. No Comments

Corporate governance yang buruk disinyalir sebagai salah satu sebab terjadinya krisis ekonomi politik Indonesia. Konglomerat yang tidak baik dalam menjalankan usaha dan pemerintah yang korup adalah contohnya. Menyehatkan ekonomi nasional juga berarti menerapkan princip Good Corporate Governance ini dalam perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Apa itu GCG ?

Secara umum istilah governance lebih ditujukan untuk sistem pengendalian dan pengaturan perusahaan, dalam arti lebih ditujukan pada tindakan yang dilakukan eksekutif perusahaan agar tidak merugikan para stakeholder. Good Corporate Governance memang menyangkut orang (moralitas), etika kerja, dan prinsip-prinsip kerja yang baik.

Ada empat model pengendalian perusahaan :

1. Simple financial model.

Ada konflik kepentingan antara pemilik dan manajer. Karena tidak memiliki saham, dikhawatirkan manajer akan banyak merugikan pemilik saham. Maka diperlukan kontrak insentif (misalnya hak pemilikan, bonus, dll), atau aturan-aturan yang melindungi kepentingan pemilik.

2. Stewardship model. Berbeda dengan model pertama, manajer dianggap steward, sehingga tidak terlalu perlu dikontrol. Ini bisa terjadi pada perusahaan keluarga, dimana direksi dikendalikan ketat oleh pemegang saham, sehingga diperlukan direktur yang independen.

3. Stakeholder model.

Perusahaan merupaka satu sistem dari stakeholder dalam suatu sistem masyarakat yang lebih luas. Suara stakeholder diakomodasi dalam struktur dewan direksi. Karyawan diusahakan bekerja seumur hidup.

4. Political model.

Pemerintah memiliki pengaruh besar, misalnya dalam mengatur jumlah maksimum kepemilikan saham, dll.

Pada prakteknya, GCG dilaksanakan dengan gabungan dari empat hal diatas. Tujuannya adalah bagaimana mengarahkan dan mengontrol perusahaan melalui distribusi hak/tanggungjawab semua pihak dalam perusahaan.

PRINSIP-PRINSIP GCG YANG BAIK

Transparancy

Penmgungkapan informasi merupakan hal penting, sehingga semua pihak berkepentingan tahu pasti apa yang telah dan bisa terjadi.

Laporan tahunan perusahaan harus memuat berbagai informasi yang diperlukan, demikian pula perusahaan go-public. Persyaratan untuk ini antara lain disusun oleh Komite Nasional Bagi Pengelolaan Perusahaan Yang Baik (KNPPB).

Fairness

GC yang baik mensyaratkan adanya perlindungan untuk hak minoritas. Perlakuan yang sama dan adil pada semua pemegang saham, melarang kecurangan insider trading, dll. KNPPB mensyaratkan minimal 20% direksi berasal dari luar yang tidak ada hubungan dengan pemegang saham dan direksi.

Accountability

Ada pengawasan yang efektif berdasarkan keseimbangan kekuasaan antara pemegang saham, komisaris, dan direksi. Ada pertanggung-jawaban dari komisaris dan direksi, serta ada perlindungan untuk karir karyawan. Perlu ditetapkan berapa kali rapat dalam kurun waktu tertentu, serta berbagai sistem pengawasan yang lain.

Responsibility

Perlu dipastikan adanya kepatuhan perusahaan pada peraturan dan undang-undang yang berlaku. Misalnya dalam PT terbuka perlu adanya sekretaris perusahaan.

Ada lagi yang menambahkan asas disiplin, independency, dan social-awareness, check and balance, dan social involvement.

Etika Kerja

GC lebih banyak mengatur komisaris dan direksi, namun prinsip-prinsip GC harus diangkat menjadi etika kerja perusahaan. Diperlukan penerapan prinsip-prinsip CG dalam perilaku kerja karyawan perusahaan. Sebagai contoh, inilah beberapa kode etik yang disusun oleh sebuah komite di luar negeri ;

Kewajiban karyawan pada perusahaan :

· Menghindari gangguan yang tidak masuk akal pada proses produksi.

· Menggunakan kemampuan dan mengembangkan potensi sebanyak mungkin, khususnya bila baru saja mendapat pelatihan.

· Tidak membocorkan rahasia perusahaan.

· Jujur dan melaporkan setiap tindakan yang membahayakan.

· Menghormati kontrak kerja.

· Tidak melakukan hal-hal yang merugikan pemegang saham.

Kewajiban karyawan pada manajer :

· Mendukung dan membantu untuk memenuhi kewajiban etis dan komersial.… dst

Kewajiban karyawan pada karyawan lain:

· Tidak melakukan tindakan yang salah pada karyawan lain,

· Tidak mengintimidasi karyawan lain … dst…

Kewajiban karyawan pada masyarakat luas :

· Memberikan perhatian pada kesehatan lingkungan …Dst..

Good Corporate Governance dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan semua pihak yang berhubungan dengan perusahaan (stakeholders). Diharapkan hal ini akan segera bisa dirumuskan lebih lanjut dan diterapkan dalam perusahaan-perusahaan.

Memang masih banyak hal yang harus dipikirkan, antara lain :

Apakah bentuk akhir penerapan GCG ini hanya pengawasan yang lebih ketat? Apakah dampaknya pada inovasi dan kreativitas ? Apakah bentuknya bisa lebih diarahkan bersifat positif, bukan hanya larangan-larangan saja, dll dsb.

Diolah dari berbagai sumber, antara lain Warta BRI no. 04/XXV/2001 dan berbagai sumber lain.

« Previous Page

close
Sudahkah Anda Tersenyum Hari Ini ?, jika "IYA"silahkan close POP UP ini